outbound di dalam ruangan ( indoor ) ?

outbound kok d ruangan ? emang bisa ? begitulah selalu muncul pertanyaan “aneh” tersebut. kenapa ? karena menurut sebagaian besar orang, outbound itu yang dilakukan di luar ruangan. namanya juga OUTbound.……ya di luar buakn di dalam ruagan.

Pertanyaan tersebut selalu “menarik”. Tetapi saya sendiri sering “membuktikan” bahwa outbound itu bisa dulakukan di dalam kelas. Karena pada prinsipnya outbpund itu adalah methode belajar dengan memberikan sebuah aktivitas terlebih dahulu kepada peserta untyk kemudian mengajaknya mendidkusikan hasil dari aktivitas tersebut.

Proses “mendiskusiksn” sering kali dinamaan dengan proses fasilitasi. Kenapa dilakukan itu ? ya peserta tentunya agar bisa memahami aktivitas yang telah dilakukannya. Lalu mengambil kesimpulan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan . Apa yang sebaiknya bisa dilakukan apa yang sebaiknya tidak dilakukan.

apabila “nilai ” tersebut sudah didapatkan ya tinggal dicoba diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau yang didapat nilai bekerja dengan sungguh-sungguh ya lalu membuat tabel pengaturan waktu. Apa yang hendak dicapainya. Kapan rencana mulai dan kapan waktu dapat dicapainya. Dengan cara apa ? apakah belajar dulu atau mengumpulkan informasi, bertanya dengan ahli atau langsung melakukannya. Apabila ada kendala bagaimana mensikapinya, bagaimana mencari solusinya dll.

Beberapa hari ini kebetulan saya membantu memebrikan materi tersebut di salah satu BUMN. rasanya senang sekali bisa berbagi dan belajar dengan semangat dan dalam suasana nyaman. Ya, karena belajar dengan menggunakan methode outbound itu salh satu keuntungannya adalh peserta dan pengajar sama-sama bisa menikmati peran dan prosesnya.

ya, begitulah menariknya belajar dengan menggunakan methode outbound. Berminat ? kontak kami atau hubungui berbagai media sosial kami. Terima kasih.