Outbound dan literasi

Outbound dan literasi

Outbound itu sebetulnya merupakan kegiatan pengembangan SDM tetapi sep0ertinya banyak orang lebih mengenalnya sebagai kegiatan rekreasi atau “wisata”, atau malah sebagian ada yang menganggap dirinya sebagai “artis” atau bahkan “selebrities”.

Literasi dalam berbagai profesi di negeri ini ternyata sebagian besar angkanya masih belum begitu tinggi. Termasuk dalam bidang outbound. Literasi dalam bidang yang berhubungan dengan pengembangan SDM sebetulnya “setengah wajib” hukumnya. Modal utamanya seorang fasilitator outbound adalah up date informasi dan pengetahuan. Karena perkembangan dunia pengembangan SDM sangat cepat sekali.

Buku-buku dengan tema outbound di Indonesia masih sangat sedikit. Makanya sebetulnya dunia outbound sangat banyak membutuhkan penulis-penulis buku dengan tema tersebut. Buku-buku outbound yang banyak mungkin lebih kearah game atau permainan. Sedangkan yang membahas di lua itu sangat sedikit sekali.

Apakah apabila buku nya ada para pelakuoutbound mau membacanya ? itu pertanyaan yang menarik. Mungkin yang bisa dilakukan adalah simultan. menerbitkan buku dan mengedukasi serta mendorong tumbuhnya budaya membaca di aklangan para pelaku outbound.

Apakah itu mudah dilakukan ? paling tidak kita harus coba semampu kita. Outbound kalau ingin lebih maju dan berkembang salahsatunya juga dibutuhkan kepedulian para pelaku outbound untuk meningkatkan budaya membaca.