EO dan provider outbound

EO dan provider outbound

Event Organizer atau EO dan provider outbound sepertinya beberapa waktu terakhir “mulai” tidak ada bedanya. EO yang mungkin kita kenal biasanya menyelenggarakan pameran atau eksebisi. Ada juga yang menyelenggarakan upacara perkawinan atau wedding . Sementara provider outbound yang menyelenggarakan outbound saja ( seharusnya ).

Tetapi karena pasar saat ini ( sebelum pandemi ) juga mulai bergeser maka antara EO dan provider outbound bisa saling “masuk” ke area yang lain. Ketika EO ada permintaan outbound maka awalnya bekerja sama dengan salah satu provider atau fasilitator outbound. Setelah beberapa kali melakukan lalu membentuk team sendiri dan melakukannya sendiri.

Demikian juga provider outbound. awalnya selain training juga menerima permintaan kegiatan outing atau gettering. Lalu ketika ada permintaan yang terkait dengan penyelenggaraan “pameran” bekerja sama dengan salah satu EO. Setelah beberapa kali bekerja sama lalu provider outbound tersebut menyelenggarakannya sendiri.

akhirnya yang terjadi kegiatan outbound bisa diselnggarakan oleh siapa saja. untuk MC tinggal kerja sama dengan seorang MC atau game master. Untuk permainan atau game bisa kerja sama dengan seorang fasilitator outbound. Atau untuk game juga bisa dipelajari dari youtube yang banyak sekali kita dapatkan hari ini.

Ketika semua sudah dibawa masuk ke “arena bisnis” maka semua jawabannya akhirnya bisa. Dan disitulah yang terjadi saat ini. Bisnis sepertinya terlalu di depan sementara faktor pengembangan SDM menjadi yang nomor 2 atau bahkan nomor sekian. Tujuan yang sesungguhnya dari sebuah kegiatan outbound lebih cenderung ke rekreasional saja. Unsur “wisata” nya menjadi lebih dominan. Akibatnya “dunia persilatan” outbound akhirnya bergeser.

Apakah ini salah ? oya tentu tidak. Cuma masalahnya berapa kali kegiatan outbound dengan mengusung tema team building tetapi sampai saat ini negeri ini selalu tida pernah bisa “bersatu”. Berapa sering tema team building itu diangkat setiap sabtu minggu paling tidak tetapi pemahaman tentang pentingnya persatuan dan kesatuan di nenegri ini hanya ada di “pengetahuan” saja tidak pada pemahaman dan implementasi nyata.

Siapa saja sudah pernah mengikuti outbound. Baik yang diselnggarakan oleh EO ataupun oleh provider outbound. Mulai dari pejabat negara, anggota DPR dan DPRD, pejabat dan karyawan BUMN. Perangkat sebuah kabupaten atau kotamadya dll. Tetapi kenapa hingga saat ini rasanya kita masih jauh dari perasaan memiliki persatuan yang benar -benar satu.

Semoga bisa menjadi bahan refleksi kita semua. Ok semoga bermafaat tulisan tentang EO dan provider outbound ini. Tetap semangat dan ikuti selalu protokol kesehatan ya. Memakai masker. Menjaga jarak dan mencuci tangan memakai sabun..

Salam outbound.