Mancakrida atau outbound

Mancakrida atau outbound

Pernah dengar istilah outbound ? pasti sebagian pembaca sudah pernah bahkan ada yang familia dengan istulah tersebut. Nha sekarang pernahkah mendengar istilah mancakrida ? mungkin kata tersebut tersdengar asing ditelingga kita. Padahal mancakrida artinya sama dengan outbound. bahkan istilah mancakrida merupakan istilah yang “tepat” dalam bahasa Indonesia.

Mancakrida dibentuk dengan memanfaatkan unsur “manca” yang bermakna “asing” atau “luar”. Kemudian kata itu digabungkan dengan kata “krida” yang bermakna “olah”, “perbuatan”, “tindakan”, atau “olahraga” . Sama kan dengan definisi umum tentang outbound ? mancakrida sayangnya tidak sepopuler bila dibandingkan dengan kata outbound. Istilah mancakrida mungkin perlu lebih banyak disosialisasikan lagi kemasyarakat.

sama seperti dengan istilah lain yang sangat keren yaitu Experiantial Learning atau EL. Istilah ini ada beberapa yang meng “claim” yang paling benar dan tepat. Bahkan ada yang menganggap EL lebih tinggi “kasta” nya dibandingkan dengan istilah outbound. Apalagi dengan istilah mancakrida.

Begitulah pasar berkata. Istilah yang benar terkadang kalah “populer” dibangdingkan dengan itilah yang benar. Unsur penerimaan istilah pun ternyata sangat berperan dalam menjadikan istilah tersebut bisa “besar” dan lebih banyak dikenal serta dipakai di masyarakat.

Mancakrida adalah istilah yang bagus. Enak di dengar. Experiantial Learning atau EL pun juga merupakan istilah yang keren dan “berbau” international. Tetapi outbound ternyata bisa mengalahkan dua istilah tersebut di masyarakat. Apabila mancakrida dan EL ingin bisa diterima oleh masyarakat seperti halnya outbound maka perlu upaya dan usaha memasyarakatkannya. Butuh waktu pastinya.

Anda suka dengan istilah mancakrida ? Experiantial Learning atau EL ? atau outbound ? mangga silakan dipilih : )

semoga bermanfaat. Salam mancakrida. salam Experiantial Learning, salam outbound ….biar lengkap : )