Outbound anak

Outbound anak

Kalau dari segi usia maka outbound dapat diikuti oleh semua kalangan dan semua usia. Kita bahas untuk outbound yang dilakukan oleh berbagai usia dulu ya. Aktifitas outbound yang pernah saya bawakan pernah diikuti oleh orang dengan usia sangant senior yaitu hampir 70 tahun. Sedangkan peserta outbound yang paling muda usia 5 sd 6 tahun.

Untuk outbound dengan peserta usia muda atau lebih tepatnya anak-anak fokusnya lebih kepada gerak pastinya. Dan Suasana yang dikembangkan adalah keceriaan atau kegembiraan. Beberapa aktivitas outbound yang dilakukan mengajak anak untuk bisa percaya diri. Selain itu mulai dikenalkan dengan orang lain yaitu teman-temannya . dan tentunya juga diajak untuk mengembangkan kreativitas.

Catatan yang penting pastinya unsur resiko. Maksud saya aktivitas yang diberikan benar-benar diperhatikan unsur keamanan dan keselamatannya. Karena apabila terjadi accident hal itu bisa membawa kondisi trauma pada si anak.

Outbound pada anak-anak sebetulnya tidak jauh dari aktivitas yang dilakukan selama belajar di TK. Tetapi pendekatan outbound jelas lebih diperluas. Misalnya kemampuan untuk menjawab pertanyaan setelah melakukan kegiatan sangatlah penting. Mengajak untuk semacam berdiskusi kecil juga penting. Pastinya diskusi dengan tema-tema yang ringan paling tidak dari aktivitas kegiatan outbound yang teah dilakukan.

Ada seorang teman yang melakukannya dengan mengajak anak-anak untuk pergi sebuah toko klontong dan disitu anak-anak diberikan bekal uang secukupnya. Mereka dikenalkan dengan bagaimana membeli barang, berterima kasih kepada orang lain dalam hal ini penjualnya. Selain itu mereka juga diajarkan untuk antri.

Ditempat lain ada yang dikenalkan dengan aktivitas permainan dengan mengenal jenis-jenis sampah. lalu mereka diberikan sebuah tempat sampah yang bisa dibawa-bawa lalu mereka diminta untuk mengambil sampah dalam waktu tertentu. Setelah itu dikenalkan dengan pendidikan lingkungan.

Ada juga yang diajak memasak. Anak-anak dikenalkan dengan bumbu dapur. mereka melihat bagaimana mencuci sayur dan memotong sayuran seperti wortel dan mentimun. Lalu mereka diminta untuk mencoba merasakan makan sayuran tersebut. dan tentunya masih banyak lagi.

Outbound untuk usia anak-anak tidak semuanya harus bernyanyi dan menari. Tidak juga harus kegiatan game . Mengenal kegiatan di rumah dan melihat serta mengenal lingkungan sekitar itu sangat membantunya untuk lebih memperluas wawasannya dalam mengenal dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Dan yang paling penting dalam kegiatan outbound untuk anak-anak adalah bagaimana mereka menghormati dan mencintai orang tuanya serta mulai membangun adab pergaulan dengan sesaman dengan baik.

Semoga bermanfaat. Tetap jaga kesehatan ya. Dengan memakai masker. Menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Salam outbound.