Cerita dan bercerita

Cerita dan bercerita

Saya sering meng-handel kegiatan outbound dengan peserta sebagian besar adalah orang-orang dewasa. Karyawan di sebuah perusahaan atau pegawai di sebuah BUMN atau kementrian. Ada teman saya dari Jogja memilih untuk melakukan kegiatan outbound hanya untuk anak-anak . Baik itu usia TK ataupun PAUD.

Saya sering sekali di dalam memberikan materi kelas untuk sesi motivasi dan materi softskill sering menggunakan teknik bercerita. Story telling bahasa kerennya. Pastinya cara bereceritanya tidak seperti mendongeng di depan anak-anak ya : ) Dan saya selalu menikmatinya. Saya perhatikan sebagian besar peserta juga sangat menikmatinya serta lebih mudah menangkap makna dari cerita tersebut.

Pastinya cerita yang saya sampaikan saya sesuaikan dengan tema training yang sedang kami lakukan. Cerita tentang integitas. Cerita tentang leadership. Atau cerita tentang pengembangan diri sangat bisa membantu esensi dari materi yang sedang kita sampaikan.

Bercerita itu sebenanrmya mudah. Tetapi supaya lebih menarik tentunya perlu belajar dan latihan yang terus menerus. Di awal sebetulnya outbound pun dibangun dengan sebuah cerita. Bagaimana sebuah perusahaan kapal yang melihat kejadian para pelaut senior bisa bertahan hidup dibandingkan dengan para pelaut junior. Cerita kenyataan tersebut di sampaikan kepada “Bapak” outbound yaitu Kurt Hahn. Lalu terpikirlah ide untuk membuat sebuah pelatihan untuk para pelaut muda selama 28 hari. Tujuannya supaya memiliki semangat yang lebih baik dan mampu menghadapi setiap tantangan dalam melakukan pekerjaannya.

Bercerita dalam outbound sayangnya tidak begitu ” sexy” . Lebih menarik kalau outbound dilakukan dengan permainan atau game. Mungkin bisa dikombinasikan terlebih dahulu antara keduanya. Ada game atau permainan nya dulu lalu dilanjutkan dengan bercerita. mungkin ini bisa menjadi salah satu alternatif.

Bangsa yang memiliki keinginan berprestasi tinggi konon merupakan bangsa yang lahir dari cerita-cerita yang “prestatif” itu kata Mc Clelland, Bapak Acheivement Motivation Training ( AMT ). Makanya kalau kita bisa membuat cerita yang menarik atau kita bisa bercerita dengan menarik maka pesan dari pemerintah, dari lembaga atau organisasi jadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat atau karayawan atau pegawai di sebuah perusahaan atau organisasi.

Semoga artikel ini bermanfaat. Semoga kita selalu sehat. Mari tetap kita laksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Salam outbound