Outbound Art Therapy

Outbound Art Therapy

“Buah dari keheningan adalah ketenangan.” – Pepatah Arab

Awalnya belajar art therapy dari seorang teman. Senang saja karena suka menggambar. Oya art therapy yang saya pelajari adalah menggambar dan mewarnai. Selain itu sebetulnya banyak hal yang menjadi “sarana” untuk melakukan art therapy. Misalnya menari, bernyanyi atau aktivitas lain yang terkait dengan seni. Bahkan dalam beberapa program outbound saya memakai media angklung untuk melakukan hal tersebut. Seru sekali pastinya.

Ketika pertama ikut karena penasaran. Pengajarnya pun nggak sembarangan. Seorang psikolog yang cukup senior. Ternyata menarik juga karena ada tahapan-tahapan yang harus dlakukan. Mulai mengambar sendiri. lalu menceritakan pengalaman tersebut secara kelompk kecil. Hingga ke kelompok besar. Heran juga ketika sesi tersebut ada beberapa teman yang menceritakannya sampai menangis. Menuangkan pengalaman ke dalam gambar itu ternyata sangat berkesan. Lalu lebih seru lagi ketika harus menceritakannya.

Oya di dalam art therapy dengan menggunakan teknik menggambar dan mewarnai ini tidak harus bisa menggambar dengan bagus ya. Karena prinsipnya bukan itu tetapi gambar dan warna tersebut sebagai sarana untuk “melampiaskan” perasaan yang mungki selama ini di pendam. Apabila perasaan itu negatif dan dipendam maka efeknya kurang bagus baik bagi kesehatan fisik atau mental kita. Jadi menarik sekali sesi itu.

lalu saya juga diajarkan tentang mandala. Mandala itu lingkaran. Metafore dan makna lingkaran pastinya banyak sekali. Misalnya tentang sumber cahaya matahari. Rembulan. Siklus pergantian hari dan lain-lain. Awalnya saya hanya diminta untuk mewarnai sebuah gambar mandala yang sudah jadi. Setelah itu baru dikasih kesempatan untuk “mencipta” mandala sendiri. Salah satu contohnya adalah yang ada di dalam foto di artikel ini.

Apa yang saya dapatkan ? saya merasakan hadirnya ketenangan. Setiap kali membuat sebuah karya mandala itu rasanya damai dan nyaman. Awalnya yang bermain hanya gerak tangan. Kalu sudah terbiasa maka gerakan tangan tersebut akan diikuti oleh gerakan nafas dan efeknya ke perasaan kita. Kalau itu sudah menyatu maka ketenangan yang “indah” yang di dapatkan.

Outbound art therapy ? ya . karena ini juga sebuah aktivitas yang berupa pengalaman. Aktivitas menggambar atau mewarnai mandala ada menyebutnya sebagai meditasi aktif. Meditasi itukan diam tetapi ada juga yang tidak. saya jadi teringat bahwa setiap kali saya melakukan sholat itu pun juga sedang melakukan semacam meditasi aktif.

Setelah gambar selesai kalau dilakukan sendiri ya dinikmati ketenangan tersebut. tetapi kalau dalam sebuah program outbound maka pengalaman itu saling diceritakan. Banyak sekali yang bisa dicertakan. Baik yang terkait langsung dengan gambar yang dibuat. Bentuk yang dipilih hingga warna yang dominan. Selain itu juga bisa tentang latar belakang memilih gambar tersebut. Melakukan debriefing dengan art therapy itu seru sekali.

Harapannya pastinya dengan didapatkannya ketenangan tersebut kita bisa lebh sabar dan lebih terjaga. Badan dan pikiran yang tenang akan lebih membuat kesehatan fisik dan mental kita juga lebih baik. Sebetunya sesuai sekali kalau dilakukan di saat pandemi ini. Ketika ketakutan dan kekhawatiran sering muncul maka dengan menggambar dan mewarnai mandala sanggat membantu untuk menghilangkan itu semua.

Ok. Semoga bermanfaat. Program outbound dengan art therapy ini juga saya coba kembangkan. Semoga bisa membuat kita semua menjadi lebih sehat dan kuat. Mari kita tetap patuhi protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun.

Salam outbound. Salam simpEL ( Semangat ingin mempelajari Experiential Learning )