Apa khabar … luarbiasa

Apa khabar … luarbiasa

Apa khabar ? itu adalah sebuah pertanyaan yang sangat umum ketika kita bertemu dengan seseorang. Di dalam sebuah pelatihan outbound ( Experiential Learning ) bertanya seperti itu adalah semacam ” kewajiban” . Selain pertanyaan yang epic lainnya yaitu ” Hellooo ? lalu di jawab dengan hai. Apa jawaban dari pertanyaan apa khabar tersebut ? secara umum jawaban yang standard adalah ” baik” atau ” baik-baik saja ” tetapi kalau di pelatihan atau sebuah kegiatan outbound jawabannya adalah ” luar biasa “.

Kata luar biasa adalah sebuah kata yang memiliki energi yang sangat tinggi. Seperti bisa membangkitkan semangat seseorang yang sedang galau. Dengan mengatakan kata luar biasa kita bisa berharap menjadi manusia yang memiliki semangat yang luar biasa untuk bisa mewujudkan atau mereliasikan apa yang yang menjadi tujuan atau targetnya.

Begitulah cerita awal dari sebuah pertanyaan dan jawaban yang khas ala outbound. Variasi jawaban tersebut sangat banyak. Ada yang memainkan dengan berulang-ulang. Ada juga yang tidak sekedar di jawab begitu saja tetapi juga disertai gerakan. Bisa gerakan tangan saja. Bisa juga gerakan kaki dan tangan. Seru sekali.

Pertnyaannya saat ini. setelah pandemi yang berlangsung ber bualn-bulan ini. Apa jawaban dari pertanyaan ” apa khabar ?” tersebut . Apakah masih bisa menjawab luar biasa dengan semangat dan percaya diri ? apakah hanya bisa menjawab dengan nada yang ” biasa” saja. atau mungkin malah sudah tidak bisa menjawab lagi dengan kata tersebut ?

Ini menarik untuk saya angkat. Kalau pakai konsep debrirfing untuk melakukan recall, remember dan review maka ini bisa menjadi sebuah “penemuan” tersendiri. Pertanyaan itu saat ini sepertinya menjadi semaca resiprok. Dulu pertanyaan itu oleh teman-teman fasilitator outbound ditujukan kepada peserta outbound. Saat ini sepertinya pertanyaan tersebut ditujukan untuk diri temen-temen fasilitator outbound. Apakah temen-temen masih LUAR BIASA ? Luar biasa dalam berfikir bahwa kita semua masih semangat untuk mengejar impian. Masih semangat untuk bertindak dan bergerak untuk tetap sehat dan beraktivitas dengan cara yang menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini. Masih bersemangat untuk berperilaku terus berkarya dan mengisnpirasi orang lain.

Ini menjadi semacam moment REFLEKSI yang luar biasa. Terutama bagi temen-temen fasilitator outbound di manapun berada. Membuktkan sebuah ucapan yang biasa kita lakukan adalah sebuah “perjuangan” tersendiri. Di saat pandemi yang belum selesai kita dituntut untuk menjadi manusia-manusia yang luarr biasa. Yang tetap bersemangat dan bisa menginspirasi banyak orang agar terus berjuang dan berusaha. Tetap menjadi manusia yang tangguh bukan lembek untuk menghadapi situasi ini.

Ada seorang teman saya yang kreatif sekali. Dia memilih untuk terus masuk di zona bahagia. Area yang terus semangat dan ceria. Berbagai upayanya sangat luar biasa. Dengan bernyanyi dan berjoget dengan lagu TERPESONA mereka mengajak teman-tean untuk bergembira. Hal itu paling tidak bisa membuat imun tubuh kita meningkat. Dan harapannya terus bisa berkarya. Yang lebih penting lagi bisa untuk menjaga harapan. Paling tidak yang ingin dikatakan adalah “Masa depan itu masih ada”. Luar biasa.

Semoga tulisan pendek ini bermanfaat. Tetaplah patuhi protokol kesehatan. Memakai masker. Menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Tetaplah menjadi manusia-manusia yang LUAR BIASA.

Salam outbound. Salam simpEL