2 teknik tambahan “menarik” untuk debrief

2 teknik tambahan “menarik” untuk debrief

Di dalam kegiatan outbound atau Experiential Learning ada satu sesi di akhir kegiatan yaitu melakukan debrief. Setelah melakukan sebuah aktivitas kegiatan apakah itu dengan permainan atau yang lain. Para peserta berkumpul lalu fasilitator memimpin proses debrief tersebut.

Sebagai seorang fasilitator dalam memimpin debrief tersebut “sebaiknya” lebih bersifat pasif. Atau jangan mendominasi pembicaraan. Lebih banyak bertanya kepada peserta dalam rangka meng-explore pengalaman yang didapatkan selama mengikuti kegiatan.

Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama untuk menceritakan pengalamannya. Ketika ada satu peserta berbicara maka peserta yang lain mendengarkan. Terkadang ada kelompok yang anggotanya aktif. Banyak berbicara dan bercerita. Hal itu sangat menyenangkan sekali . Dan fasilitator bisa sangat terbantu untuk bisa mengetahui apa yang dirasakan dan didapatkan oleh peserta. Tetapi adakalanya ada kelompok yang pasif. Anggota kelompoknya malu-malu dalam mengungkapkan ceritanya. Banyak yang diam. Nha disitu fasilitator harus pinter untuk melakukan teknik fasilitasi. salah satunya bisa dengan melakukan dynamic debrief.

Dynamic debrief adalah teknik melakukan debrief dengan mengajak peserta untuk tetap aktif dan biasanya dengan menggunakan alat bantu yang sederhana. Misalnya peserta diminta untuk menulis satu kalimat pada sebuah kertas. Atau dengan potongan kertas yang sudah diberikan satu kata dimana peserta nanti diminta menceritakan pengalamannya tetapi yang terkait dengan kata yang ada dalam potongan kertas tersebut. Banyak sekali dan menarik ketika menggunakan teknik ini.

Setelah selesai semuanya. Fasilitator tidak harus menyimpulkan tetapi disarankan mencatat dan mengulangi point-point penting yang telah disampaikan oleh peserta. Setelah itu mengajak peserta untuk membangun komitmen untuk menjadi “modal” melanjutkan atau melakukan kegiatan.

Sebelum mengakhiri debrief tersebut fasilitator bisa menutup sesi tersebut dengan menarik . Ada dua tekik yang sering saya lakukan. Teknik ini fungsinya lebih untuk memudahan peserta memahami “nilai” apa yang sebelumnya disampaikan oleh peserta. 2 teknik tersebut adalah :

  1. Storytelling . Atau bahasa mudahnya bercerita. Tentunya kita bisa pilih cerita yang tidak terlalu panjang dan terkait dengan hal-hal yang disampaikan oleh peserta selama debrief. Cerita itu akan lebih seru kalau dilakukan dengan memanfaatkan teknik komunikasi yang baik ya. Ada intonasi yang bermain. Ada jeda, ada pilihan kata yang menarik. Tentunya jangan lebay juga. Banyak sumber atau bahan untuk storytelling tersebut, Kita bisa googling. Cerita yag kita ambil bisa berupa cerita nyata, cerita fiksi atau pengalaman pribadi . Storytelling sangat membantu sekali untuk membuat peserta memahami pesan apa yang ingin kita sampaikan.
  2. Metafora. Mudahnya adalah membuat sebuah perumpamaan. Ketrampilan ini sebetulnya mudah-mudah susah. Metafora membantu memudahan peserta memahami sesuatu. Sebagi contoh. Apa sich yang dikatakan nyaman dalam bekerja dan tidak nyaman dalam bekerja. Saya sering membuat metafora dalam kasus ini dengan sebuah sepatu. Saya bisa lepas sepatu saya lalu saya pilih peserta yang ukuran kakinya jauh lebih kecil atau lebih besar dari saya. Saya minta untuk memakainya dan memintanya untuk berjalan beberapa langkah. Dia pasti merasakan tidak nyaman. Nha itu bisa memberikan gambaran tentang bagaimana sesuatu yang nyaman atau tidak. Begitu juga kalau nyaman itu seperti apa. Tinggal cari peserta yang ukuran sepatunya sama dengan kita lalu kita minta berjalan. Dengan cara seperti itu esensi tentang nyaman atau tidak bisa membantu peserta menangkapnya.

Mungkin temen-temen ada teknik yang lain. Menarik kalu bisa dibagi dalam kolom komentar artikel ini. Apa pun teknik yang kita pakai kalau itu bisa membantu memudahkan peserta menangkap maknanya dengan mudah , bisa kita lakukan. Terlebih kalau hal itu juga tidak membutuhkan peralatan yang rumit atau mahal. Ruang untuk berkreasi kalau didalam kegiatan outbound itu sangat luas.

Semoga artikel pendek ini bermanfaat. Ditunggu komentarnya ya . dan kalau artikel ini dirasa menarik silakan teman-teman bisa bagikan ke teman yang lain.

Terima kasih. Salam outbound, Salam simpEL.