Ramadhan terbaik

Ramadhan terbaik

Hari ini memasuki bulan Ramadhan 1442 H. Tahun lalu awal ramadhan juga masuk awal pandemi. Ibadah di masjid boleh atau tidak sempat menjadi polemik. Taroweh dan buka saum bersama orang jadi binggung. Boleh atau tidak ? Berani atau tidak ?

Alhamdulillah tahun ini walaupun masih pandemi tetapi pemerintah mengijinkan untuk beribadah di masjid. Dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Semalam adalah hari pertama taroweh. Masjid-masjid mulai terisi lumayan penuh lagi. Kegembiraan menyambut ramadhan tahun ini mulai terasa di beberapa tempat.

Pagi ini setelah sahur bersama dengan keluarga dilanjutkan dengan sholat subuh di masjid rasanya pengen nulis artikel lagi yang sejak beberap ahri ini off. Tadi membaca sebuah certa pendek dan saya pikir menarik apabila saya bagikan di dalam artikel ini. Tulisan tentang arti sebuah kemenangan. Cerita dengan background olah raga. Semoga bisa mengisnpirasi teman-teman pembaca setia website ini.

Tersebutlah pelari jarak jauh yang mewakili Negara Kenya, Mutai, nama pelari tersebut. Setelah berlari cukup jauh dan dia yang pertama menyelesaikanlomba tersebut. Tetapi ada kejadian unik menjelang garis finish. Dia hanya berjarak beberapa meter dari garis finish, tetapi karena bingung dengan tanda tanda garis finish, ia berhenti. Ia berpikir bahwa ia telah menyelesaikan perlombaan itu. Atlet Spanyol, Iván Fernandez, berada tepat di belakangnya dan menyadari apa yang terjadi, dia mulai berteriak kepada pelari Kenya itu untuk terus berlari tetapi Mutai tidak bisa berbahasa Spanyol dan tidak mengerti. Jadi orang Spanyol itu mendorongnya menuju garis kemenangan.

Seorang jurnalis bertanya kepada Iván:

“Mengapa Anda melakukan itu?”

Ivan menjawab: “Impian saya adalah suatu hari nanti kita hidup bersama dan memiliki moral yang baik didalam masyarakat”

Wartawan itu bersikeras: “Tapi mengapa Anda membiarkan orang Kenya itu menang?”

Ivan menjawab: “Saya tidak membiarkan dia menang, memang dia akan menang”

Wartawan itu bersikeras lagi: “Tapi anda bisa menang jika tidak membantunya”

Ivan memandangnya dan menjawab: “Tapi apa manfaat dari kemenangan saya? Apa kehormatan dari medali itu? Apa yang akan ibu saya pikirkan dan katakan tentang itu kepada saya?”

Kemenangan bukanlah segalanya. Apalagi kalau diperoleh dengan cara yang tidak benar. Itu adalah sebuah nilai kehidupan yang harus kita pahami dan sebarkan ke siapapun. Termasuk ke generasi yang an datang.

Ramadhan adalah bualn baik dan diujungnya nanti kita, teman-teman muslim yang menjalankan ibadah puasa, kita akan meraih kemenangan dengan merayakan Idul Fitri. hari kemenangan. Semoga ramadhan tahun ini sebagai bagian dari upaya kita untuk lebih memperbaiki diri. Saling mengingatkan tentang kebaikan. Berlomba-lomba dalam memperbanyak ibadah dan amal sholeh.

Selamat menyambut Ramadhan 1442 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

Salam outbound. Salam simpEL